MAKALAH
BAHASA PEMROGRAMAN
IDA ROYANI NAINGGOLAN
TI – B
PROGRAM STUDI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
POLITEKNIK PROFESIONAL MANDIRI
SIDIKALANG
2014
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan
makalah ini tepat pada waktunya. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada
Bapak Opim Salim Sitompul selaku pengajar dan para asisten laboratorium dasar
pemrograman yang telah membimbing penulis dalam mengerjakan makalah ini.
Judul makalah ini adalah Bahasa Pemrograman C Dan Beberapa Materi Laboratorium
Dasar Pemrograman. Adapun isi yang akan penulis sampaikan dalam makalah ini,
yaitu mengenai defenisi Bahasa Pemrograman C, materi dan tugas pada
laboratorium dasar pemrograman dan hal-hal lainnya yang menyinggung mengenai
topik pembahasan. Kesemuan pembahasan tersebut akan dibagi kedalam sub topik
tertentu, sehingga dapat mempermudah pembaca dalam memahami maksud atau
informasi yang terkandung dalam makalah ini.
Pepatah mengatakan “Tak Ada Gading Yang Tak Retak” demikianlah dengan
makalah ini yang masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis sangat
mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari para pembaca demi penyempurnaan
makalah berikutnya. Sekian dan terima kasih
Sidikalang,
02 April 2014
Penulis
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Seiring dengan praktikum-praktikum
yang telah dilakukan di laboratorium beserta tugas-tugas yang telah diberikan
kepada saya maka sebagai tolok ukur apa yang telah saya dapatkan selama
praktikum di laboratorium, saya membuat makalah yang berisikan tentang pemograman
bahasa C dan beberapa kegunaan bahasa C dalam perkembangan pada teknologi
sekarang. Dengan pemaparan-pemaparan secara singkat dan padat beserta
contoh-contoh yang dilampirkan. Yang dapat bermanfaat untuk Sebagai sumbangan pemikiran dan bahan masukan kepada para pembaca,
khususnya mahasiswa Teknik Komputer sehingga dapat meningkatkan pengetahuan
mengenai bahasa pemrograman C. Secara teoritis, bermaanfat juga sebagai hasil
makalah ini diharapkan dapat menambah kekayaan di bidang bahasa pemrograman,
khususnya mengenai bahasa C.
1.2 Tujuan
Tujuan
dibuatnya makalah ini adalah membuat ringkasan tentang materi-materi yang telah
didapat dalam mengikuti praktikum di lab pemograman selama enam kali pertemuan
beserta dengan kesimpulannya. Tujuan pembuatan makalah ini juga sebagai tugas
akhir semester untuk lab pemograman.
tujuan
juga mejelaskan beberapa materi tentang program c sebagai berikut:
1. Menjelaskan
tentang sejarah C.
2. Menjelaskan
tentang jenis data.
3. Menjelaskan
tentang jenis operator dan pemakaian nya.
4. Menjelaskan
tentang input dan output.
5. Menjelaskan
tentang keputusan.
6. Menjelaskan
tentang pengulangan.
BAB 2
PEMROGRAMAN
C
2.1 Sejarah
C
Bahasa C merupakan salah satu bahasa pemrogaman
komputer yang bersifat prosedural. Bahasa C berasal dari bahasa BCPL yang
dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967. Kemudian berdasar
pada bahasa BCPL ini Ken Thompson yang bekerja di Bell Telephone Laboratories
(Bell Labs) mengembangkan bahasa B pada tahun 1970. Saat itu bahasa B telah
berhasil diimplementasikan di komputer DEC PDP-7 dengan operating system
(OS) UNIX. Pada tahun 1972, peneliti lain di Bell Labs bernama Dennis
Ritchie menyempurnakannya menjadi bahasa C. Bahasa C dilahirkan di Bell
Telephone Laboratories (atau sering disebut sebagai Bell Labs saja). Sulit membayangkan dunia modern saat ini jika tidak ada pengaruh dari Bell
Labs. Pada tahun 1947, transistor ditemukan di Bell Labs. Untuk
beberapa tahun, ada sebuah bahasa pemrograman yang sangat dekat dengan sistem
operasi UNIX, yang disebut dengan bahasa C, yang didesain oleh Dennis Ritchie
dan Brian Kernighan. Mengapa disebut hanya C saja? Bahasa C disebut demikian
mengingat bahasa tersebut adalah turunan dari bahasa B, dan bahasa B merupakan
pemendekan dari Basic CPL, sementara CPL sendiri adalah sebuah bahasa
pemrograman yang merupakan singkatan dari Combined Programming Language.
Pada tahun
1978, Dennis Ritchie bersama dengan Brian Kernighan mempublikasikan buku
yang kemudian menjadi legenda dalam sejarah perkembangan bahasa C, yang
berjudul The C Programming Language. Buku ini diterbitkan oleh Prentice
Hall, dan pada saat ini telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia.
Boleh dikatakan bahwa buku ini adalah buku yang paling banyak direfer orang dan
dijadikan buku panduan tentang pemrograman bahasa C sampai saat ini. Teknik dan
gaya penulisan bahasa C yang merefer kepada buku ini kemudian terkenal
dengan sebutan K&R C atau Classic C atau Common .Seiring
dengan berkembang pesatnya bahasa C, banyak vendor mengembangkan kompiler
C menurut versi masing-masing. Hal ini menggerakkan ANSI (American National
Standards Institute) pada tahun 1983 untuk membuat suatu komite yang kemudian
diberi nama X3J11, yang betujuan untuk membuat definisi standar bahasa C yang
lebih modern dan komprehensif, dengan memperbaiki syntax dan grammar
bahasa C. Usaha ini berhasil diselesaikan 5 tahun kemudian, yaitu ditandai
dengan lahirnya standard ANSI untuk bahasa C yang kemudian terkenal dengan
sebutan ANSI C pada tahun 1988. Sampai saat ini, bahasa C telah berhasil
digunakan untuk mengembangkan berbagai jenis permasalahan pemrograman, dari level
operating system (unix, linux, ms dos, dan sebagainya), aplikasi
perkantoran (text editor, word processor, spreadsheet, dan sebagainya),
bahkan sampai pengembangan sistem pakar (expert system).
Salah satu bagian yang paling
canggih dari bahasa C adalah bahwa bahasa C memiliki pointer, selain tentunya
variabel dan konstanta. Istilah Pointer dalam bahasa pemrograman merujuk
kepada alamat-alamat memori yang mengizinkan para programmer untuk
melakukan beberapa tugas secara jauh lebih efisien, dengan melibatkan bit,
byte, dan word memori. Karenanya, banyak orang menyebut bahasa C
sebagai High-level Assembly language, atau bahasa rakitan tingkat
tinggi. Meskipun bahasa C masih merupakan bahasa pemrograman yang populer,
bahasa tersebut saat ini dapat dikatakan telah kadaluwarsa. Saat ini, bahasa
tersebut diklasifikasikan ke dalam bahasa pemrograman prosedural tradisional (traditional
procedural programming language), sebuah istilah yang merujuk kepada
struktur program-program dalam bahasa C. Umumnya sebuah program bahasa C
terdiri atas banyak prosedur (juga sering disebut sebagai fungsi/function
atau subrutin/subroutine), yang setiap prosedur tersebut merupakan
bagian dari kode yang melakukan beberapa tugas tertentu atau merupakan
implementasi dari algoritma tertentu. Prosedur-prosedur tersebut dapat bekerja
dengan data dalam beberapa cara. Data adalah kumpulan angka atau teks atau
bahkan gabungan antara keduanya.
2.2 Mengenal
Pemrograman
Program adalah sederetan instruksi yang diberikan
kepada computer dalam sebuah bahasa pemograman untuk melaksanakan
tugas-tugas yang diperlukan dalam menyelesaikan sebuah persoalan.Bahasa
pemograman terdiri dari tiga tingkatan yakni tingkat rendah,tingkat menengah,
dan tingkat tingggi.
Ada beberapa hal dasar yang harus
dipelajari untuk dapat membangun sebuah program dalam sebuah pemograman
tertentu, yakni konstruksi program tersebut, komponen-komponen pembentuknya,
aturan sintak yanga harus diikuti, dan struktur data serta algoritma yang dapat
diterapkan pada bahasa tersebut. Sebuah program memiliki tiga konstruksi dasar,
yaitu; Struktur runtutan adalah konsep paling dasar dalam pemograman, dimana
sekumpulan perintah dilaksanakan oleh komputer satu demi satu secara berurutan.
Konstruksi percabangan merupakan konsep yang agak lebih maju dibandingkan
dengan struktur runtutan yang memungkinkan program memilih instruksi mana yang
harus dilaksanakan apabila dihadapkan pada dua atau lebih pilihan.Konstruksi
pengulangan sebuah konsep lanjut pemograman untuk melaksanakan satu atau
sekelompok perintah secara berulang-ulang.Untuk membantu pemogram da alam
menuangkan ide-ide penyelesaian masalah yang di ajukannya kedalam bentuk
program dalam memanfaatkan bantuan flowchart (diagram alir). Flowchart
adalah sebuah diagram umum yang mempresentasikan sebuah algoritma atau
proses menggunakan beberapa bangun geometri utuk memperhatikan langkah-langkah
yang dilakukan oleh program dalam menyelesaikan masalah.
Elemen-elemen yang membentuk flowchart terdiri dari bangun-bangun geometri
berikut:
1. Oval
Digunakan untuk mewakili symbol start (mulai)
atau end (akhir). Symbol ini diberikan label kata start (mulai)
atau endI (stop).
2. Anak Panah (
Arrow)
Digunakan untuk menunjukkan alur proses. Sebuah anak
panah bermula dari satu symbol berakhir di symbol lain, menunjukkan bahwa
kendali berpindah ke symbol yang di tunjuk oleh anak panah tersebut.
3. Pensegi
panjang(rectangle)
Digunakan untuk menunjukkan langkah pemrosesan seperti
perhitungan dan intruksi-intruksi lain.
4. Jajaran
genjang (parallelogram) atau trapezium(trapezium)
Digunakan untuk mewakili input/output. Biasanya untuk
membedakan antara input dan output, symbol ini hanya digunakan untuk menyatakan
input, sedangkan untuk output digunakan simbil lain. Symbol yang juga bias
digunakan untuk menyatakan input adalah symbol trapezium yang bentuknya seperti
kartu (card).
5. Dokumen
Digunakan untuk mewakili output sebagai alternative
untuk symbol jajaran genjang yang digunakan pada input.
6. Diamond(rhombus)
Digunakan untuk menyatakan keputusan. Dua diantara
empat sudut yang terdapat pada bentuk intan tersebut memperhatikan alternative
yang dapat dipilih berdasarkan kondisi tertentu yang dipenuhi.
Untuk menghasilkan sebuah program C
yang dapat dieksekusi, program tersebut pertama-tama haruslah melalui tahapan
kompilasi, yaitu sebuah proses penerjemahan kode program kedalam bahasa mesin
yang dilakukan oleh compiler.
2.3 Tahapan dalam Pemrograman
Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam
menyelesaikan masalah dalam pemrograman dengan komputer adalah :
1. Definisikan masalah
a. Tentukan apa yang menjadi masalah
b. Tentukan data input yang diperlukan
c. Tentukan output yang diinginkan
2. Buat bagan dan struktur cara penyelesaian
a. Bagan secara global
b. Deskripsikan tugas masing-masing subprogram
3. Pilih metode penyelesaian
a. Pilih struktur data dan algoritma terbaik
4. Pengkodean
a. Pilih bahasa pemrograman yang sesuai
b. Menterjemahkan algoritma kebahasa pemrograman
5. Mencari kesalahan
a. Kesalahan sintaks (penulis program)
b. Kesalahan pelaksanaan : semantik, logika, dan
ketelitian
6. Uji dan verifikasi program
7. Dokumentasi program
8. Pemeliharaan program
a. Memperbaiki kekurangan yang ditemukan kemudian
b. Memodifikasi, karena perubahan spesifikasi
2.4 Mengenal C
Sebuah berkas program C terdiri dari beberapa unsur,
yaitu dokumentasi program, pengarah prapengolah, bagian derklarasi global, dan
sebuah fungsi main. Kurung siku [ ] pada tiap bagian program menyatakan
bahwa bagian-bagian tersebut bersifat opsional, boleh ada boleh tidak
tergantung pada kebutuhan program yang disusun.
Sementara itu, ada tiga unsur pada sebuah program C
yang harus selalu ada, yakni sebuah kata main yang merupakan judul fungsi utama
pada program; kurung kurawal { } menyatakan blok pembatas yang dapat digunakan
untuk mengumpulkan beberapa data pernyataan kedalam satu kesatuan.Pada
bagian-bagian berikut dijelaskan secara lebih terperinci susunan program C
meliputi dokumentasi program, pengarahan prapengolahan, deklarasi global,
fungsi main, pembatas, dan akhir pernyataan.
1) Dokumentasi
program
Memberikan dokumentasi pada program sangat berguna
untuk membantu memperjelas alur logika penyusunan.komentar dapat dimulai dengan
simbol dua karakter yang terdiri dari garis miring dan arterisk(/*) dan
diakhiri dengan arterisk dan garis miring(*/)
2) Deklarasi Global
Pada bagian deklarasi global terdapat
pendeklarasian Variable dan prototype fungsi.semua Variable
yang dideklarasikan pada bagian ini akan dikenal oleh semua bagian program yang
terdapat dibawahnya.
|
Bahasa C
|
|
void Cetak (char
*string);
|
|
int Tambah
(int a, int b);
|
Jika
melihat pada contoh deklarasi pada bahasa C, mungkin timbul pertanyaan apa beda
prosedur dengan fungsi? Sebenarnya, perbedaan utama antara prosedur dan fungsi
yaitu: prosedur adalah fungsi yang tidak mengembalikan suatu nilai. Sebaliknya
fungsi adalah suatu prosedur yang mengembalikan nilai. Apabila mengacu pada
contoh di atas, maka fungsi tambah akan mengembalikan suatu nilai yang bertipe integer,
sedangkan prosedur Cetak tidak mengembalikan nilai apa-apa. Pada Bahasa C,
prosedur pada dasarnya adalah fungsi yang mengembalikan void alias tidak
mengembalikan nilai apa-apa.
3) Fungsi Main
Fungsi main ( ) memegang peranan yang penting
sekali pada sebuah program. Sesuai dengan namanya, fungsi ini merupakan
fungsi utama pada setiap program C dimana eksekusi keseluruhan program dimulai.
4) Pernyataan
Bagian statement merupakan bagian program yang
berisi perintah yang akan dieksekusi/dijalankan. pada bahasa
C, dimulai dari deklarasi variable hingga akhir statement diawali
dan diakhiri dengan tanda kurung kurawal { dan }.
Berikut
adalah contoh potongan kode untuk implementasi menghitung luas lingkaran dengan
bahasa C.
#include
<stdio.h>
void main()
{ const phi
= 3.14;
float diameter,
radius, Luas;
scanf(“%f”,
&diameter);
radius =
diameter / 2.0;
Luas = phi
* radius * radius;
printf(“%f”,Luas);
}
Berikut adalah penjelasan baris demi
baris dari potongan kode Bahasa C untuk contoh di atas.
1. #include <stdio.h>
Baris di awal program ini mengincludekan header
library stdio ke dalam program.
2. void main()
Baris kedua ini menandakan awal dari blok statement
utama. Pada bahasa C, blok program utama merupakan suatu fungsi/sub
program yang diberi nama ‘main’.
3. { const phi = 3.14;
Pada awal baris ketiga ini, terdapat tanda kurung
kurawal sebagai pembuka blok statement.Kemudian reserved word const
digunakan untuk mendeklarasikan konstanta phi.
4. float diameter, radius, Luas;
Baris keempat ini digunakan untuk mendeklarasikan variable
diameter, radius, dan luas dengan tipe data float (bilangan pecahan)
5. scanf(“%f”, &diameter);
Baris kelima berisi perintah yang berfungsi untuk
meminta input bertipe float dari user, dan kemudian nilainya
disimpan ke variable diameter.
6. radius = diameter / 2.0;
7. Luas = phi * radius * radius;
Baris keenam dan ketujuh melakukan operasi matematika
untuk menghitung luas lingkaran.
8. printf(“%f”,Luas);
Baris ini digunakan untuk mencetak isi variable
luas yang bertipe float.
9. }
Baris ini menandakan akhir dari blok statement.
5) Pembatas
Setelah pendefisian fungsi terdapat kurung kurawal
buka”{“ yang menunjukkan awal blok dimulainya fungsi dan kurung kurawal tutup
“{“ yang menunjukkan akhir blok fungsi. Selain kurung kurawal juga terdapat
pembatas lain yaitu: [ ], < >, ( ), “ “, dan ‘ ‘.
2.5 Kelebihan dan kekurangan bahasa C
Bahasa C memiliki kelebihan dan kekurangan sebagai
berikut:
2.5.1 Kelebihan bahasa C
Beberapa alasan mengapa bahasa C banyak digunakan,
diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Bahasa C tersedia hampir di semua jenis komputer
2. Kode bahasa C sifatnya adalah portable. Aplikasi
yang ditulis dengan bahasa C untuk suatu komputer tertentu dapat digunakan di
komputer lain hanya dengan sedikit modifikasi.
3. Bahasa C hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci
4. Proses executable program bahasa C lebih
cepat
5. Dukungan pustaka yang banyak
Keandalan bahasa C dicapai dengan adanya fungsi-fungsi
pustaka.
6. C adalah bahasa yang terstruktur Bahasa C mempunyai
struktur yang baik sehingga mudah untuk dipahami. C mempunyai fungsi-fungsi
sebagai program bagiannya.
7. Selain bahasa tingkat tinggi, C juga dianggap
sebagai bahasa tingkat menengah.
Bahasa C mampu menggabungkan kemampuan bahasa tingkat
tingkat tinggi dengan bahasa tingkat tingkat rendah.
8. Bahasa C adalah compiler. Karena C sifatnya adalah
kompiler, maka akan menghasilkan executable program yang banyak
dibutuhkan oleh program-program komersial.
Selain alasan tersebut ada beberapa
alasan lain mengapa menggunakan bahasa C, yaitu:
A.
C adalah
bahasa pemrograman yang memiliki portabilitas tinggi. Program C yang kita tulis
untuk satu jenis platform, bisa kita kompile dan jalankan di platform
lain dengan tanpa ataupun hanya sedikit perubahan. Ini bisa diwujudkan dengan
adanya standarisasi ANSI untuk C.
B.
C adalah
bahasa pemrograman dengan kata kunci (keyword) sedikit. Kata kunci
disini adalah merupakan fungsi ataupun kata dasar yang disediakan oleh kompiler
suatu bahasa pemrograman. Hal ini membawa pengaruh semakin mudahnya kita
menulis program dengan bahasa tingkat rendah. Pengaruh lain dari sedikitnya
kata kunci ini adalah proses eksekusi program C yang sangat cepat.
C.
Bahasa C
terletak di semua komputer. Bahasa c terletak di komputer mini, mikro maupun
komputer besar (mainframe computer) contoh program yang digunakan menulis
pemrograman bahasa C adalah C-Free, Borlan C++, Dev C++ dan lain-lain.
D.
Bahasa C
bersifat portabel, maksudnya adalah ketika kita menulis program di komputer
satu dan mau kita pindahkan ke komputer lain itu bisa tinggal mungkin mengganti
sidikit perubahan saja.
E.
Bahasa C
mempunyai sedikit kata kunci, bahasa C merupakan bahasa pemrogramana
dengan kata kunci sedikit yaitu 32 kata kunci di banding Borlan C++
dengan 39 kata kunci dan bahasa pemrograman yang lain yang menyediakan
beratus-ratus kata kunci. Semakin sedikit kata kunci maka bahasa pemrograman
itu akan semakin mudah untuk di pelajari karena kita hanya akan mudah menghafal
kata kunci dan fungsinya dengan itu kita akan lebih mudah untuk menulis program
dan mempelajarinya. Dengan menyediakan sedikit kata kunci, bukan berarti bahasa
C kurang hebat di banding bahasa pemrograman yang lain yang mempunyai
beratus-ratus kata kunci. Kehebatan bahasa C di coba dengan cara lain, yaitu
dengan fungsi-fungsi pustakanya.
F.
Kompailer
bahasa C lebih cepat, bahasa c dengan menyediakan kata kunci sedikit membuat
proses kompilasinya akan semakin cepat dibandingkan dengan bahasa pemrograman
yang lain.
G.
Bahasa C
merupakan bahasa pemrograman yang terstruktur, karena bahasa c mempunyai
struktur-struktur penulisan yang memudahkan para pengguna untuk mempelajarinya
dan memudahkan pengguna untuk membuat program, memudahkan pengguna untuk
mencari kesalahannya dan menghasilkan dokumentasi yang baik.
H.
Bahasa C
merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah dan tingkat tinggi. Bahasa c
dikatakan sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggi karena mempunyai sedikit
kata kunci sehingga mudah untuk dipelajari. Bahasa c dikatakan sebagai bahasa
pemrograman tingkat tengah karena pada bahasa c juga mempelajari perakit untuk
operasi-operasi bit, byte, alamat memori dengan pointer, register, BIOS (Basic
Input Output System), DOS (Disk Operating System) dan lain-lain.
Contoh bahasa c yang di gunakan untuk sistem yang lebih besar seperti perangkat
lunak sistem sebagai contoh operasi sistem, bahasa perakit, kompiler,
interpreter, bahasa pemrograman dan DBMS (DataBase Management System). Sistem
operasi UNIX juga menggunakan bahasa C, DBMS dbase juga menggunakan bahasa c.
2.5.2
Kekurangan bahasa C
Adapun
kekurangan yang biasa di bahasa C antara lain :
1. Banyaknya
Operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan
pemakai.
2. Bagi
pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer
2.6 Aplikasi
bahasa C
Bahasa C
pertama kali digunakan di Computer Digital Equipment Corporation PDP-11 yang
menggunakan system operasi UNIX.Bahasa C juga digunakan untuk menyusun
operasi Linux.Banyak bahasa pemrogaman popular seperti PHP dan Java menggunakan
sintaks dasar mirip bahasa C.
BAB 3
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Bahasa C adalah bahasa yang
standar artinya suatu program yang ditulis
dengan versi bahasa C tertentu akan dapat di kompilasi dengan versi
bahasa C yang lain dengan sedikit modifikasi. Kode bahasa C sifatnya adalah portable dan didukung dengan pustaka yang banyak. Selain itu bahasa pemrograman C memilki karakteristik lain seperti : hemat ekspresi, alur kontrol, menggunakan struktur data modern, dan kaya dengan operator. C bisa disebut bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level programming language). Namun dalam perspektif mudahnya dipahami manusia, C bisa digolongkan dalam bahasa tingkat tinggi, namun C juga menyediakan kemampuan yang ada pada bahasa tingkat rendah, misalnya operasi bit, operasi byte, pengaksesan memori, dan sebagainya.
dengan versi bahasa C tertentu akan dapat di kompilasi dengan versi
bahasa C yang lain dengan sedikit modifikasi. Kode bahasa C sifatnya adalah portable dan didukung dengan pustaka yang banyak. Selain itu bahasa pemrograman C memilki karakteristik lain seperti : hemat ekspresi, alur kontrol, menggunakan struktur data modern, dan kaya dengan operator. C bisa disebut bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level programming language). Namun dalam perspektif mudahnya dipahami manusia, C bisa digolongkan dalam bahasa tingkat tinggi, namun C juga menyediakan kemampuan yang ada pada bahasa tingkat rendah, misalnya operasi bit, operasi byte, pengaksesan memori, dan sebagainya.
3.2 Saran
Bahasa pemrograman C perlu di mantapkan lagi, karena
bahasa C masih memiliki kekurangan seperti dalam hal sintaks-sitaksnya bahasa C
cukup sulit dimengerti. Bahasa pemrograman C juga perlu di kembangkan lagi agar
lebih memberikan kemudahan bagi pemrogram pemula dalam memahami bahasa
pemrograman C.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar